Penjelasan Umum :
Materi Qoidah Nuroniah selalu di awali dengan Basmallah. Hal ini diucapkan sebagai bentuk doa
kepada Allah, agar apa yang kita lakukan dalam pelajaran ini mendapat keberkahan Allah .
Pastikan bahwa kita semua memulai bacaan kita dengan mengucapkan Basmallah sesuai dengan
bacaan yang benar , apalagi mengingat Basmalah selalu diucapkan saat Shalat maupun tilawah
Perhatikan agar nada pengucapan kita selalu seimbang dan sama
Lanjutkan dengan mengucapkan Judul Pelajaran dengan benar, perhatikan setiap huruf dan
tanda baca Dasar pengajaran pada metoda ini adalah bahwa Guru membaca dan murid mengikuti bacaan
tersebut dari buku, sampai cara pengucapan sudah dirasa benar
Pengulangan akan menjadikan kesempurnaan. Setiap guru harus meyakinkan bahwa murid bisa
membaca setiap pelajaran sampai tidak ada kesalahan serta bisa membaca huruf secara
tunggal ataupun huruf bersambung
Pelajaran 1 -- لدَّرْسُ الأَوَّل - الحُرُوفُ الهِجَائِيَة الْمُفْرَدَة
Pelajaran pertama - Huruf huruf Hijaiyah yang berdiri sendiri
Pada pelajaran ini kita akan mempelajari bagaimana cara mengucapkan huruf- huruf hijaiyah
secara tunggal, tanpa ada ikatan/kaitan dengan harakat atau huruf lain.
Pada setiap huruf
disertai pula dengan cara membacanya, terletak di sebelah kiri atas setiap kotak huruf
Metoda membacanya adalah dengan cara washal atau dengan tanpa menghentikan huruf
dengan hamzah.
Basmallah hanya dibaca di awal pelajaran, dan selanjutnya hanya membaca Nomor Pelajaran
dan judulnya
Dars 1 adalah pelajaran terpenting dalam buku ini, pahami dan ikuti dengan baik , sehingga
pengucapan setiap huruf bisa sesuai dengan tempat keluarnya beserta sifat-sifat yang
menyertainya
Pembagian huruf Arab ada 3 bagian :
1. Hanya di eja tanpa dipanjangkan - 2 huruf
a. Huruf Alif ( ا )- dibaca dengan hanya 'ALIF' ْأَلِف
tanpa di panjangkan menjadi 'aalif' atau 'aliif'. Pastikan membaca dengan hanya 'alif'
b. Hamzah [ ء ] - dibaca dengan hanya mengucapkan 'HAMZAH' هَمْزَه
Pastikan diucapkan dengan huruf Zay, bukan Jim. jadi jangan 'Hamjah' tapi "Hamzah" dan tanpa dipanjangkan sama sekali
2. Ejaannya hanya terdiri dari dua huruf, dan huruf yang kedua adalah huruf mad -
Terdapat pada 12 huruf :
- Baa - bentuk : ب Dibaca : بَا
- Taa - bentuk : ت Dibaca : تَا
- Tsaa - bentuk : ث Dibaca : ثَا
- haa - bentuk : ح Dibaca : حَا
- Khaa- bentuk : خ Dibaca : خَا
- Raa - bentuk : ر Dibaca : رَا
- Zaa - bentuk : ز Dibaca : زَا
- Thaa - bentuk : ط Dibaca : طَا
- Dzhaa - bentuk : ظ Dibaca : ظَا
- Faa - bentuk : ف Dibaca : فَا
- Haa - bentuk : ه Dibaca : هَا
- Yaa - bentuk : ي Dibaca : يَا
3. Ejaannya mengandung tiga huruf. Huruf tengahnya adalah mad atau leen -- ada pada 15 huruf
- Jiim : bentuk ج ; Dibaca جيم
- Daal ; bentuk د ; Dibaca دال
- Dzaal : bentuk ذ ; Dibaca ذال
- Siin; bentuk س ; Dibaca سين
- Syiin. ; bentuk ش ; Dibaca شين
- Shod ; bentuk ص ; Dibaca صاد
- dhod. ; bentuk ض ; Dibaca ضاد
- 'Aiin - bentuk ع ; Dibaca عين
- Ghoin - bentuk غ ; Dibaca غين
- Qaf : bentuk ق ; Dibaca قاف
- Kaaf. bentuk ك ; Dibaca كاف
- Laam. bentuk ل ; Dibaca لام
- Miim. bentuk م ; Dibaca ميم
- Nuun. bentuk ن ; Dibaca نون
- Waaw. bentuk و ; Dibaca واو

Huruf hijaiyah adalah huruf ejaan bahasa Arab sebagai bahasa asli Al Qur’an.
Huruf Hijaiyyah terdiri dari 29 Huruf , dimana masing-masing huruf memiliki makhroj/tempat keluarnya serta sifat yang berbeda. 28 huruf bisa menerima harakat dan 1 tidak bisa berharakat
Huruf-huruf hijaiyyah (baik asli ataupun far’i) merupakan huruf yang digunakan dalam menyusun kata demi kata di dalam Al-Quran.
Huruf-huruf inilah yang akan kita pelajari makhraj, sifat, dan hukum-hukumnya.
Setiap huruf hijaiyah memiliki tempat keluarnya sendiri, yang disebut dengan Makhrajul Huruf
Untuk pembahasan tentang Makhroj dan sifat , bisa dilihat di SINI
Makharij adalah bentuk jama’ dari makhraj, secara Bahasa : Tempat keluarnya huruf. مخارج –مخرج
Secara Istilah : Tempat keluarnya huruf beserta perbedaannya antara huruf yang satu
dengan huruf lainnya.
Huruf merupakan unsur terkecil dalam kata/kalimat Al-Qur’an
Huruf secara bahasa : ujung sesuatu
Huruf secara istilah adalah : Suara yang keluar/bersandar pada tempat keluarnya , terjadi
ketika makhraj bersandar pada bagian tertentu (muhaqqaq), tidak bersandar pada bagian
tertentu (muqoddar)
Makhraj muhaqqaq adalah makhraj yang berhubungan erat dengan tempat tertentu, baik itu al-halq (tenggorokan), lisan, atau dua bibir.
Makhraj muqaddar adalah makhraj yang sumber suaranya tidak terdeteksi pada titik tertentu atau tidak berhubungan dengan tempat tertentu. Tidak dengan al-halq (tenggorokan), lisan, atau dua bibir
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pelajaran 1
1. Perhatikan huruf yang terdiri dari 2 huruf yang mana huruf keduanya adalah alif mad,
Jangan memotong suara terlalu cepat karena dapat menyebabkan terkuncinya pita suara yang menyebabkan timbulnya suara Hamzah : BAA . bukan BAA’
Jangan mengeluarkan nafas terlalu deras sehingga menimbulkan tambahan huruf Ha : TAA - bukan TAAH
2. Hati2 dalam mengucapkan harakat, hindari imalah atau suara miring yaitu suara antara huruf alif dan ya . Cara menghindarinya adalah dengan membuka rahang secara vertikal dan bukan horizontal
3. Memperhatikan ketebalan dan ketipisan huruf
Huruf2 tebal : خص ضغط قظ
4. Berikan Qalqalah pada akhir pengucapan huruf shad dan dhad
5. Jelaskan pula bahwa huruf ya, bisa berbentuk ada titik dibawah dan ada yang tanpa titik dengan bentuk memanjang
6. Terakhir, dengarkan bacaan syaikh tidak kurang dari 2 kali sambil menirukan nada dan iramanya
Perhatikan dan latihan terus sambil mendengarkan cara pengucapan oleh Syaikh
Semoga Allah berikan kemudahan bagi kita semua untuk belajar perlahan namun pasti .
mohon terus pertolongan AllahUntuk Kitab Nouraniah Buku Hijau bisa download di SINI
Barakallahu fiikum
Back to Daftar Isi Nouraniah Next : Dars 2