Tampilkan postingan dengan label qalbu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label qalbu. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Januari 2025

Berharap

 


"Jangan berharap kepada manusia” 

Kumpulkan hati dan tanamkan di dalamnya untuk berputus asa dari apa yang ada di tangan manusia. 
Jangan berharap dari mereka, namun gantungkan semua harapanmu kepada Allah semata. Sebagaimana engkau dengan lisanmu tidak meminta melainkan hanya kepada Allah, tidak memohon kecuali hanya kepada-Nya. 

Maka wajib bagimu untuk tidak berharap kecuali hanya kepada Allah dan engkau berputus asa dari semua (pertolongan) siapapun kecuali pertolongan Allah. 

Engkau hilangkan rasa berharap dari semua manusia hingga tidak tersisa kecuali harapan kepada Allah semata.
Dan shalat merupakan bentuk ikatan antara dirimu dengan Allah semata. Shalat dapat membantu  dalam meraih jalan tawakkal

Barangsiapa yang hidup selalu bergantung kepada manusia maka dia hidup dalam kehinaan dan kerendahan. 
Barangsiapa yang hatinya selalu bergantung kepada Allah, tidak berharap melainkan hanya kepada Allah, tidak membutuhkan kecuali pertolongan Allah, dia bertawakkal hanya kepada Allah maka Allah akan mencukupi kebutuhannya di dunia maupun di akhirat.

Penggalan perkataan Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr hafidzahullahu 

Kamis, 02 Mei 2024

[Qalb] Beratnya kebaikan

 


Sering terjadi , saat kita ingin melakukan suatu kebaikan, seakan ada begitu berat tarikan dari dalam diri untuk memikirkan lagi mengapa kita harus melakukan kebaikan itu. Apa manfaat dari apa yang kita lakukan, serta apakah ada kerugian dari kebaikan yang kita lakukan. Padahal jika saja kita tahu kebaikan [tentu saja kebaikan yang benar ya] itu akan memudahkan jalan kita menuju syurga, maka niscaya akan ringan diri kita untuk melakukannya

Ada tawaran donasi.. disetengah diri mengatakan langsung lakukan donasi, semampumu, namun tarikan di sebelah hati juga mengatakan, jika kamu mengeluarkan rizkimu, besok kamu tidak akan bisa jalan atau membeli ini itu, JIka kamu melakukan donasi, toh mereka tidak akan tahu siapa yang memberi, jika kamu berdonasi dengan sedikit, maka tidak akan terasa juga membantu mereka. dan banyak lagi pemikiran2 yang akhirnya terkadang malah mencegah kita melakukan kebaikan tersebut. 
Laa Hawlaa walla Quwwata illa billah. 

Berperang dengan diri sendiri sangat berat, namun berperang untuk memenangkan kebaikan akan berbuah pahala besar. 
Semoga diriku diberikan kekuatan dan keringanan dalam menjalankan kebaikan. 

Bogor, 02.05.24

=========================================


✒ Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullahu Ta’ala berkata:


Telah ditanyakan kepada Ulama Salaf, mengapa ketika melakukan kebaikan itu terasa berat sedangkan ketika melakukan dosa terasa ringan?


Mereka mengatakan, "Karena kebaikan itu pahitnya dirasakan di awal sedangkan rasa manisnya (balasannya) belum terlihat, sehingga terasa berat untuk dikerjakan. Maka janganlah rasa berat itu mendorongmu untuk meninggalkannya. Adapun dosa rasa manisnya di awal, sedangkan rasa pahitnya (balasannya) belum terlihat, sehingga terasa ringan untuk melakukannya. Maka janganlah ringan dalam mengerjakan dosa itu mendorongmu untuk terjerumus ke dalamnya.

Fathul Baariy: 13/614


📚📚

Sumber : Whatsapp group قلب مُرتِّلة ❤

Ustadzah Dua Shukri