Tampilkan postingan dengan label ummu ihsan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ummu ihsan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 April 2025

💌 BENCANA DI BALIK HASAD

 ➖➖➖🌹🌹🌹➖➖➖


🌱 Seperti penyakit hati pada umumnya, hasad mempunyai banyak keburukan serta kemudharatan bagi pemilik sifat ini.

🏷️ Diantara keburukan dari Hasad yaitu:

1. Membenci takdir Allah
2. Melahap kebaikan
3. Menyengsarakan hati
4. Menyerupai orang yahudi
5. Hasad tidak akan merubah takdir
6. Menafikan kesempurnaan iman
7. Melalaikan dari doa
8. Meremehkan nikmat yang ada
9. Menyuburkan akhlak tercela
10. Kerugian di akhirat

➖➖➖➖➖❤🔥➖➖➖➖➖

📚 Buku Ensiklopedi Akhlak Salaf
✒️ Ummu Ihsan Choiriyah & Abu Ihsan Al Atsary



Senin, 07 April 2025

📚 MATERI 30📚🪷 SELAMAT TINGGAL RAMADHAN 🪷

 30 Ramadhan 1446 H / 30 Maret 2025

📚 MATERI 30📚🪷 SELAMAT TINGGAL RAMADHAN 🪷

🎙 Ustadzah Ummu Ihsan Choiriyah حفظها الل



  • Setelah sebulan penuh menyertai Ramadhan, akhirnya tibalah waktu untuk berpisah .


  • Seorang muslimah tentu sangat bersedih dengan perpisahan ini. Sangat berharap dapat bertemu lagi dengan bulan Ramadhan.


  • Letih dan kelelahan beribadah dan berbuat ketaatan di bulan ini terasa manis baginya. Buahnya dapat ia cicipi setelah itu. 


  • Kegagalan ataupun keberhasilan di bulan Ramadhan dapat diketahui dari tindak tanduknya setelah Ramadhan. 


  • Barang siapa menjadi lebih baik daripada sebelumnya, maka itu merupakan buah kesuksesannya di bulan Ramadhan. Dan barang siapa yang tidak berubah atau malah lebih parah, maka itu merupakan tanda kegagalan.


Ya Allah, terimalah amal ibadah di bulan ramadhan ini,  Terimalah  rintihan istigfar dan taubat kami. 


Sesungguhnya tiada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau.

Jadikanlah kami hamba yang memperoleh pembebasan dari api neraka di bulan ini.


ya Allah curahkanlah Rahmat dan kurnia MU kepada kami. Sesungguhnya hanya dengan rahmat dan karuniaMU saja lah kami dapat memasuki surga MU. 


Peliharalah diri kami dan janganlah Engkau biarkan kami tanpa pertolongan Mu walau sekejap mata.


Ya Allah jadikanlah Al Qur’an sebagai penentram hati kami, penenang dada  kami, pelipur lara dan penawar duka kami.


Ya Allah. Curahkanlah bagi kami rasa takut kepada MU .Yang menjauhkan kami dari perbuatan maksiat kepadaMU


Kamunialah kami ketaatan yang dapat membawa kami ke surga. Dan berilah kami keyakinan yang dapat meringankan musibah musibah dunia yang menghimpit kami.


Ya Allah hiasilah pendengaran, penglihatan dan kekuatan kami selama kami hidup. Berikanlah karunia tersebut kepada kami selama hayat dikandung badan. 


Turunkanlah pembalasan MU terhadap orang yang mendzalimi  kami, dan tolonglah kami atas orang orang yang memusuhi kami. 


Janganlah Engkau timpakan kepada kami musibah pada agama kami. Dan janganlah jadikan dunia menjadi keinginan kami yang terbesar dan menjadi kesudahan ilmu kami serta janganlah Engkau kuasakan atas kami orang yang tidak menyayangi kami.


Semoga Allah subhanahu wa taala berkenan mengabulkan doa doa dan permohonan kita. Dan semoga Allah berkenan memasukkan kita semuanya, keluarga kita,  semua anak keturunan kita dalam golongan orang orang yang berbakti.


Allahuma amin.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. 



📚 MATERI 29📚🪷 NEGERI IMPIAN 🪷

 29 Ramadhan 1446 H / 29 Maret 2025

📚 MATERI 29📚🪷 NEGERI IMPIAN 🪷

🎙 Ustadzah Ummu Ihsan Choiriyah حفظها الله


  • Syurga adalah sebuah negeri tempat tinggal yang Allah subhanahu wa ta ala telah sediakan sebagai tempat tinggal bagi orang yang beruntung


Di dalam surga itu Allah subhanahu wa taala telah disediakan segala bentuk kesenangan, segala bentuk kenikmatan dan anugerah yang menyejukkan hati dan juga pandangan. Yang belum pernah dirasakan , disaksikan bahkan belum pernah terlintas dalam hati dan pikiran

Syurga adalah karunia Allah bagi kekasih Nya dan manusia2  pilihan


  • Hadist : 


عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:

«قَالَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى: أَعْدَدْتُ لِعِبَادِي الصَّالِحِينَ، مَا لاَ عَيْنٌ رَأَتْ، وَلاَ أُذُنٌ سَمِعَتْ، وَلاَ خَطَرَ عَلَى قَلْبِ بَشَرٍ» قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ: اقْرَؤُوا إِنْ شِئْتُمْ: {فَلاَ تَعْلَمُ نَفْسٌ مَا أُخْفِيَ لَهُمْ مِنْ قُرَّةِ أَعْيُنٍ} [السجدة: 17].  

[صحيح] - [متفق عليه] - [صحيح البخاري: 4779]

Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan dari Rasulullah ﷺ bahwa beliau bersabda,

"Allah ﷻ berfirman, 'Aku telah menyediakan untuk hamba-hamba-Ku yang saleh apa yang tidak pernah dilihat mata, tidak pernah didengar telinga, dan tidak tebersit dalam hati seorang manusia.'" Abu Hurairah berkata, "Bacalah (firman Allah) jika kalian mau, 'Maka tidak seorang pun mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyenangkan hati.'" (QS. As-Sajdah: 17)  

[Sahih] - [Muttafaq 'alaihi] - [Sahih Bukhari - 4779]


  • Didalam syurga akan didapat appaun yang diinginlan oleh jiwa. Selalu sehat, hidup dan tidak akan ada kematian. Masa muda tidak akan pudar, bergelimang kenikmatan. 


  • Tidak akan pernah bisa kita bayangkan besarnya kenikmatan dalam syurga


  • Rasulullah telah menyebutkan nikmat syurga yang paling rendah dalam hadistnya.
    Ibnu Mas’ud berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


إِنِّى لأَعْلَمُ آخِرَ أَهْلِ النَّارِ خُرُوجًا مِنْهَا وَآخِرَ أَهْلِ الْجَنَّةِ دُخُولاً الْجَنَّةَ رَجُلٌ يَخْرُجُ مِنَ النَّارِ حَبْوًا فَيَقُولُ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى لَهُ اذْهَبْ فَادْخُلِ الْجَنَّةَ فَيَأْتِيهَا فَيُخَيَّلُ إِلَيْهِ أَنَّهَا مَلأَى فَيَرْجِعُ فَيَقُولُ يَا رَبِّ وَجَدْتُهَا مَلأَى. فَيَقُولُ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى لَهُ اذْهَبْ فَادْخُلِ الْجَنَّةَ – قَالَ – فَيَأْتِيهَا فَيُخَيَّلُ إِلَيْهِ أَنَّهَا مَلأَى فَيَرْجِعُ فَيَقُولُ يَا رَبِّ وَجَدْتُهَا مَلأَى فَيَقُولُ اللَّهُ لَهُ اذْهَبْ فَادْخُلِ الْجَنَّةَ فَإِنَّ لَكَ مِثْلَ الدُّنْيَا وَعَشَرَةَ أَمْثَالِهَا أَوْ إِنَّ لَكَ عَشَرَةَ أَمْثَالِ الدُّنْيَا – قَالَ – فَيَقُولُ أَتَسْخَرُ بِى – أَوْ أَتَضْحَكُ بِى – وَأَنْتَ الْمَلِكُ » قَالَ لَقَدْ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- ضَحِكَ حَتَّى بَدَتْ نَوَاجِذُهُ. قَالَ فَكَانَ يُقَالُ ذَاكَ أَدْنَى أَهْلِ الْجَنَّةِ مَنْزِلَةً

“Sesungguhnya aku tahu siapa orang yang paling terakhir dikeluarkan dari neraka dan paling terakhir masuk ke surga. Yaitu seorang laki-laki yang keluar dari neraka dengan merangkak.

Kemudian Allah berfirman kepadanya, “Pergilah engkau, masuklah engkau ke surga.”

Ia pun mendatangi surga, tetapi ia membayangkan bahwa surga itu telah penuh.

Ia kembali dan berkata, “Wahai Rabbku, aku mendatangi surga tetapi sepertinya telah penuh.”

Allah berfirman kepadanya, “Pergilah engkau dan masuklah surga.”

Ia pun mendatangi surga, tetapi ia masih membayangkan bahwa surga itu telah penuh.

Kemudian ia kembali dan berkata, “Wahai Rabbku, aku mendatangi surga tetapi sepertinya telah penuh.”

Allah berfirman kepadanya, “Pergilah engkau dan masuklah surga, karena untukmu surga seperti dunia dan sepuluh kali lipat darinya.”

Orang tersebut berkata, “Apakah Engkau memperolok-olokku atau menertawakanku, sedangkan Engkau adalah Raja Diraja?”

Ibnu Mas’ud berkata, “Aku melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tertawa sampai tampak gigi geraham beliau. Kemudian beliau bersabda, “Itulah penghuni surga yang paling rendah derajatnya.” HR. Bukhari no. 6571, 7511 dan Muslim no. 186).

  • Hendaklah berlomba-lombalah untuk hal demikian 


  • Senantiasa berharap, berdoa , dan memohon agar Allah berkenan memasukkan kita, keluarga kita kedalam Syurga NYA



Resume by Eva um Ghiffari



                                                                                                Kembali ke Daftar isi

                                                                                                Lanjut ke materi 30

📚 MATERI 28📚🪷 PENDERITAAN TAK TERPERIKAN 🪷

 28 Ramadhan 1446 H / 28 Maret 2025

📚 MATERI 28📚🪷 PENDERITAAN TAK TERPERIKAN 🪷

🎙 Ustadzah Ummu Ihsan Choiriyah حفظها الله


  • Neraka adalah seburuk2 tempat kembali bagi orang yang durhaka, penuh adzab dan siksa, penuh kesusahan, rasa sakit dan penderitaan yang berat. Begitu dahsyatnya adzab neraka. 


  • Adzab yang paling ringan tercatat dalam hadist :

 Dari Nu’man bin Basyir radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: (( إنَّ أهْوَنَ أهل النارِ عذاباً مَنْ لَهُ نَعْلانِ وشِرَاكانِ من نارٍ يَغلي منهما دماغُه كما يغلي المِرْجَل ما يَرَى أنَّ أحداً أشدُّ منهُ عَذَاباً وإنَّهُ لأهْونُهمْ عذاب )) [رواه البخاري ومسلم]


“Sesungguhnya penghuni neraka yang paling ringan siksaan adalah orang yang mempunyai dua sendal dan dua talinya dari api yang mendidih dari keduanya otaknya, sebagaimana mendidih periuk, ia tidak melihat ada orang yang lebih berat siksaan darinya, dan sesungguhnya ia adalah yang paling ringan siksaan.” HR.Muslim dan al-Bukhari yang semisalnya

Referensi : https://almanhaj.or.id/80351-sifat-sifat-neraka2.html


  • Tidak ada seorangpun yang tidak berkenan untuk menukar seluruh kenikmatannya didunia, untuk terhindar dari siksa teringan di neraka


  • Hadist shahih Anas bin malik :Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:


عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:

«يَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى لِأَهْوَنِ أَهْلِ النَّارِ عَذَابًا يَوْمَ القِيَامَةِ: لَوْ أَنَّ لَكَ مَا فِي الأَرْضِ مِنْ شَيْءٍ أَكُنْتَ تَفْتَدِي بِهِ؟ فَيَقُولُ: نَعَمْ،

Anas bin Mālik -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan: Nabi ﷺ bersabda,

"Allah -Ta'ālā- berfirman kepada penghuni neraka yang paling ringan siksaannya pada hari Kiamat, 'Seandainya engkau memiliki sesuatu di bumi, apakah engkau akan melakukan penebusan dengannya?' Ia menjawab, 'Ya.'  [Sahih] - [Muttafaq 'alaihi] - [Sahih Bukhari - 6557]


  • Ibnu Jauzi mensifati neraka dalam perkataannya :

Suatu tempat yang penghuninya dikhususkan dengan kejauhan serta terhalangi dari keinginan dan kebahagiaan,
wajahnya yang berseri berubah jadi hitam, mereka dipukul dengan alat pemukul yang lebih kuat dari gunung.
    Diatasnya ada para malaikat yang keras dan kasar ,
Sekiranya kalian melihat mereka berkubang dalam air yang mendidih, mereka dijauhkan dari rasa dingin, mereka  selalu bersedih dan jauh dari kegembiraan.  Tempat tinggal mereka telah ditetapkan tanpa bisa mereka tinggalkan.
        Diatasnya terdapat para malaikat yang keras lagi kasar.
Mereka menangisi masa muda yang lenyap sia-sia, tangis mereka terus bertambah. Alangkah  Menyesalnya mereka dengan kemarahan sang pencipta. Betapa buruknya siksa yang mereka terima , betapa jeleknya mereka diantara para makhluk dan dihadapan para saksi
Mana hasil yang mereka kumpulkan untuk dunia,
mana jerih payah mereka dalam dosa.
Semua itu hanya bagaikan mimpi belaka ,

                    Tubuh2 mereka dibakar, dikembalikan seperti semua , lalu dibakar kembali.                                 Demikianlah adzab yang terus menerus tanpa henti.

                                    DIatasnya terdapat para malaikat yang keras lagi kasar

Itulah neraka 

  • Barangsiapa yang dijauhkan dan neraka dan Allah masukkan ke dalam syurga, sungguh dia adalah orang yang beruntung  

QS al imran 185

 كُلُّ نَفْسٍ ذَاۤىِٕقَةُ الْمَوْتِۗ وَاِنَّمَا تُوَفَّوْنَ اُجُوْرَكُمْ يَوْمَ الْقِيٰمَةِۗ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَاُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَۗ وَمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَآ اِلَّا مَتَاعُ الْغُرُوْرِ ۝١٨٥

Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Hanya pada hari Kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasanmu. Siapa yang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, sungguh dia memperoleh kemenangan. Kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang memperdaya.


  • Semoga Allah berkenan memasukkan kita semua ,  keluarga kita, anak keturunan kita  kedalam golongan yang mereka . Aamin



Resume by Eva um Ghiffari



                                                                                                Kembali ke Daftar isi

                                                                                                Lanjut ke materi 29

📚 MATERI 27📚🪷 KESENANGAN DAN KESUSAHAN 🪷

 27 Ramadhan 1446 H / 27 Maret 2025

📚 MATERI 27📚🪷 KESENANGAN DAN KESUSAHAN 🪷

🎙 Ustadzah Ummu Ihsan Choiriyah حفظها الله



  • Selama kehidupan di dunia, kita akan selalu diuji baik dalam kenikmatan dan musibah / penderitaan

كُلُّ نَفْسٍ ذَاۤىِٕقَةُ الْمَوْتِۗ وَنَبْلُوْكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۗوَاِلَيْنَا تُرْجَعُوْنَ ٣٥

Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan kamu akan dikembalikan hanya kepada Kami.” (QS. Al-Anbiya Ayat 35).

  • Cermati setiap bentuk ujian dengan jeli. Saat Allah uji dengan berbagai bentuk ujian, berusahalan menjadi hamba yang bersyukur , dan menyikapinya dengan bentuk ketakwaan kepada Allah


  • Jika kenikmatan menghalanginya kepada jalan Allah, maka ini tidak akan berarti apapun


  • Hadist

: يُؤتَى بأنْعَم أهل الدنيا مِنْ أهل النار فيُصْبَغُ في النارِ صَبْغَةً ثم يُقَال: يا ابنَ آدمَ هل رأيتَ خيراً قطُّ هل مَرَّ بكَ نعيمٌ قط؟ فيقولُ لا والله يا ربِّ

Didatangkan penduduk neraka yang paling banyak nikmatnya di dunia pada hari kiamat. Lalu ia dicelupkan ke neraka dengan sekali celupan. Kemudian dikatakan kepadanya, ‘Wahai anak Adam, apakah engkau pernah merasakan kebaikan sedikit saja? Apakah engkau pernah merasakan kenikmatan sedikit saja?’ Ia mengatakan, ‘Tidak, demi Allah, wahai Rabb-ku.”.... (HR. Muslim no. 2807).

  • Ketika seorang masuk kedalam neraka sebesar apapun kenikmatan yang dirasakan didunia, maka tidak akan berarti apapun. 


  • Sebaliknya seorang mukmin yang diuji dengan bentuk yang berat, maka bersabarlah, dan jadikan itu sebagai tangga yang mengantarkan ke syurga. Sebesar apapun penderitaan yang diterima di dunia, saat dia berada di syurga, maka sekejap pula hal itu dilupakan


ويؤْتَى بأشَدِّ الناسِ بؤساً في الدنيا مِنْ أهل الجنة فيصبغُ صبغةً في الجنة فيقال: يا ابن آدمَ هل رأيتَ بؤساً قط؟ هل مَرَّ بك من شدة قط؟ فيقولُ: لا والله يا ربِّ ما رأيتُ بؤساً ولا مرّ بِي مِنْ شدةٍ قَطُّ

Didatangkan pula penduduk surga yang paling sengsara di dunia. Kemudian ia dicelupkan ke dalam surga dengan sekali celupan. Kemudian dikatakan kepadanya, ‘Wahai anak Adam, apakah engkau pernah merasakan keburukan sekali saja? Apakah engkau pernah merasakan kesulitan sekali saja?’ Ia menjawab, ‘Tidak, demi Allah, wahai Rabb-ku! Aku tidak pernah merasakan keburukan sama sekali dan aku tidak pernah melihatnya tidak pula mengalamminya(HR. Muslim no. 2807).

  • Kesenangan atau kesusahan di dunia sebesar apapun, apabila mampu mengantarkan seorang ke syurga Allah, maka dialah orang yang beruntung


  • Sebesar apapun kesusahan atau  kesenangan didunia, namun mengantarkan nya ke neraka, masa sungguh dia adalah orang yang merugi


  • Semoga Allah senantiasa menjaga kita dan  menjadikan kita golongan orang yang beruntung


Resume by Eva um Ghiffari



                                                                                                Kembali ke Daftar isi

                                                                                                Lanjut ke materi 28